Arti Kata Peternakan

Undang-Undang RI Nomor 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan mendefinisikan adalah segala urusan yang berkaitan dengan sumber daya fisik, dan/atau bakalan, alat dan mesin peternakan, budi daya, panen, pascapanen, pengolahan, pemasaran, dan pengusahaannya.Dalam arti lain yang lebih simpel peternakan adalah kegiatan mengembangbiakkan dan membudidayakan hewan ternak untuk mendapatkan manfaat dan hasil dari kegiatan tersebut.
Peternakanmelakukan dua sub unit kegiatan yang biasa dilakukan dalam aktivitasnya. Kedua unit kegiatan tersebut adalah mengembangbiakan dan membudidayakan. Mengembangbikan adalah usaha dengan maksud pertambahan dari anak beranak. Sedang membudidayakan adalah usaha membesarkan untuk mencapai ukuran konsumtif.
Sedangkan ternak sendiri dalam Undang-undang RI Nomor 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan menyebutkan bahwa ternak adalah hewan peliharaan yang produknya diperuntukan sebagai penghasil pangan, bahan baku industri, jasa, dan/atau hasil ikutannya yang terkait dengan pertanian.
Akan tetapi dapat juga diartikan ternak adalah hewan darat piaraan yang kehidupannya yaitu mengenai tempat, perkembangbiakan, serta manfaatnya diatur dan diawasi oleh manusia serta dipelihara khusus sebagai sumber pangan, bahan baku industri, jasa yang membantu pekerjaan manusia. dan hasil ikutannya yang terkait dengan pertanian dan rumah tangga.
Hasil produksi ternak adalah berupa daging, telur, susu dan kulit sebagai sumber pangan; kulit, tanduk dan bulu sebagai bahan baku industri; tenaganya untuk kegiatan membajak sawah, alat transportasi, ketangkasan dan hiburan; serta pupuk kandang dan biogas sebagai hasil ikutannya yang terkait dengan pertanian dan rumah tangga.
Menurut ukuran dan bentuk tubuhnya, ternak dibagi menjadi :
1. Ternak besar, yaitu : sapi pedaging, sapi perah, kerbau dan kuda.
2. Ternak kecil, yaitu, domba, kambing potong, kambing perah dan babi.
3. Ternak unggas, yaitu ayam ras pedaging, ayam ras petelur, ayam kampung pedaging, ayam kampung petelur, itik pedaging dan itik petelur.
Menurut sistem pencernaan dan nutrisinya, ternak dibagi menjadi
1. Ternak monogastrik
2. Ternak unggas
3. Ternak besar
Ternak besar adalah jenis ternak yang tergolong pada ternak memamahbiak dan mempunyai bentuk tubuh yang besar, misalnya sapi, kerbau dan kuda. Adapun yang tergolong kepada ternak besar berdasarkan tujuan utama hasil produksinya adalah :Sapi pedaging, Sapi perah, Kerbau, Kuda.
Selain ternak besar, maka golongan ternak lain berdasarkan ukuran dan volume tubuhnya adalah ternak kecil dan ternak unggas.
Ternak unggas adalah jenis ternak yang tergolong pada ternak yang bersayap yang sudah lazim dipelihara oleh masyarakat untuk mendapatkan hasilnya, misalnya, itik, entok, kalkun dan lain-lain.
Adapun yang tergolong kepada berdasarkan tujuan utama hasil produksinya adalah :
1. Ayam ras pedaging (broiler)
2. Ayam ras petelur (layer)
3. Ayam kampung pedaging
4. Ayam kampung petelur
5. Itik Pedaging
6. Itik Petelur
7. Puyuh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: